1. SOP Keamanan Fisik dan Kontrol Akses

Aplikasi hanya mengumpulkan data yang diperlukan untuk fitur tertentu pada perangkat Anda:

A. Prosedur Masuk :

  • Setiap tamu/teknisi wajib melakukan registrasi minimal 1×24 jam melalui sistem tiket.
  • Verifikasi identitas menggunakan kartu identitas resmi (KTP/SIM/Paspor).
  • Penggunaan kartu akses (access card) dan verifikasi biometrik pada setiap pintu masuk.

B. Pemantauan:

  • CCTV aktif 24/7 di seluruh sudut ruangan dengan retensi rekaman minimal 90 hari. 
  • Log akses pintu (masuk/keluar) disimpan secara digital dan diaudit secara berkala.

C. Peraturan di Ruang Ruang Server:

  • Dilarang membawa makanan, minuman, atau senjata tajam.
  • Wajib menggunakan shoe covers atau alas kaki khusus laboratorium/DC.

2. SOP Manajemen Kelistrikan (Power Management)

Menjamin perangkat IIX tetap menyala tanpa interupsi (zero downtime).

A. Redundansi Sumber Daya :

  • Menggunakan dua sumber daya independen (Dual Feed/2N).
  • Sistem UPS (Uninterruptible Power Supply) wajib mampu membackup beban penuh selama minimal 15-30 menit hingga Genset stabil.

B. Pemeliharaan Rutin :

  • Warm up Genset dilakukan setiap minggu.
  • Uji beban (Load Test) sistem kelistrikan setiap 6 bulan sekali.

C. Monitoring :

  • Penggunaan PDU (Power Distribution Unit) yang termonitor untuk melihat konsumsi arus listrik per kabinet.

3. SOP Pengendalian Lingkungan (Cooling & Environment)

Menjaga suhu dan kelembapan agar perangkat jaringan tidak mengalami overheat.

A. Parameter Standar :

  • Suhu ruangan dijaga pada rentang 18°C – 24°C.
  • Kelembapan relatif (RH) pada rentang 40% – 60%.

B. Sistem Pendingin :

  • Menggunakan sistem pendingin presisi (PAC) dengan konfigurasi minimal N+1.
  • Penerapan sistem Cold Aisle dan Hot Aisle untuk efisiensi aliran udara.

4. SOP Manajemen Perangkat dan Interkoneksi

Khusus untuk penempatan node IIX dan konektivitas antar anggota APJII.

A. Instalasi Kabel :

  • Semua kabel (UTP/Fiber Optic) wajib diberi label di kedua ujungnya (Source & Destination).
  • Penggunaan tray kabel yang terpisah antara kabel data dan kabel daya untuk menghindari interferensi.

B. Manajemen Rak :

  • Perangkat node IIX harus ditempatkan di rak khusus yang terkunci.
  • Setiap perubahan koneksi (patching) wajib dicatat dalam Cable Management System.

5. SOP Penanganan Insiden dan Kebakaran

Mitigasi risiko bencana di dalam area data center

A. Sistem Proteksi Kebakaran :

  • Penggunaan sensor asap sensitif (VESDA).
  • Sistem pemadam api otomatis menggunakan gas ramah lingkungan (seperti FM-200 atau Novec 1230) yang tidak merusak perangkat elektronik.

B. Eskalasi Insiden :

  • Jika terjadi gangguan konektivitas ke node IIX, NOC wajib memberikan laporan awal dalam waktu < 15 menit.

6. SOP Manajemen Operasional NOC (Network Operations Center)

NOC adalah jantung dari node IIX. Perlu adanya pengawasan manusia 24/7.

A. Pemantauan Real-time :

  • Penggunaan alat monitoring (seperti Zabbix, PRTG, atau Grafana) untuk memantau trafik pada port IIX secara terus-menerus. setiap pintu masuk.

B. Prosedur Eskalasi :

  • Level 1 (NOC On-duty): Identifikasi awal dan penyelesaian masalah dasar (< 15 menit).
  • Level 2 (Senior Engineer): Jika masalah berkaitan dengan konfigurasi BGP atau routing kompleks (> 30 menit).
  • Level 3 (Management/Vendor): Jika terjadi kerusakan perangkat keras atau pemadaman total.
  • Logbook Elektronik: Setiap pergantian shift wajib melakukan handover pekerjaan yang belum selesai dan mencatat status kesehatan jaringan.

7. SOP Penanganan Keluhan & Tiket (Ticketing System)

Sebagai node IIX, pastinya akan berinteraksi dengan ISP lain. Perlu adanya penampungan keluhan pelanggan.

  • Menggunakan dua sumber daya independen (Dual Feed/2N).
  • Sistem UPS (Uninterruptible Power Supply) wajib mampu membackup beban penuh selama minimal 15-30 menit hingga Genset stabil.
  •  

B. Pemeliharaan Rutin :

  • Warm up Genset dilakukan setiap minggu.
  • Uji beban (Load Test) sistem kelistrikan setiap 6 bulan sekali.

C. Monitoring :

  • Penggunaan PDU (Power Distribution Unit) yang termonitor untuk melihat konsumsi arus listrik per kabinet.

Kategori Insiden

Respon Awal (Initial Response)

Target Solusi (Resolution Time)

Urgent (Node Down)

5 Menit

< 2 Jam

High (Packet Loss)

15 Menit

< 4 Jam

Normal (Request Cross-connect)

1 Jam

1 x 24 Jam

  • Alur Tiket: Tiket dibuka via email/portal → Pemberian nomor tiket → Notifikasi status secara berkala (setiap 1 jam untuk insiden kritikal) → Penutupan tiket setelah konfirmasi dari pihak pelapor.

8. SOP Pemeliharaan Terjadwal (Scheduled Maintenance)

Merupakan antisipasi untuk bersiap jika ada potensi gangguan.

  • Pemberitahuan: Notifikasi Maintenance wajib dikirimkan kepada seluruh pihak terdampak minimal 3 – 7 hari kerja sebelum pengerjaan melalui email resmi atau grup koordinasi.
  • Waktu Pengerjaan: Dilakukan pada window time (jam trafik rendah), biasanya pukul 00:00 – 04:00 WIB.
  • Prosedur Rollback: Setiap pengerjaan wajib memiliki rencana cadangan (rollback plan) jika pemeliharaan gagal, guna memastikan layanan kembali normal sebelum jam sibuk.

9. SOP Manajemen Interkoneksi (Cross-Connect)

Prosedur bagaimana bisa terhubung ke perangkat IIX di data center.

  • Permintaan Layanan: Pengajuan Cross-Connect harus disertai dengan Work Order (WO) yang jelas.
  • Standar Media: Penggunaan kabel Fiber Optic (SMF/MMF) dengan standar konektor LC/UPC atau SC/UPC.
  • Labeling & Dokumentasi: Setiap kabel interkoneksi wajib diberi label ID sirkuit yang unik dan dicatat dalam database manajemen kabel data center.

10. SOP Kepatuhan Keamanan Informasi (Cyber Security)

Menunjukkan bahwa node di datacenter tidak menjadi titik lemah bagi keamanan internet nasional.

  • Hardening Perangkat: Penutupan port yang tidak digunakan pada switch/router yang terhubung ke IIX.
  • Manajemen Akun: Penggunaan autentikasi multi-faktor (MFA) untuk akses ke perangkat inti dan perubahan password secara berkala setiap 90 hari.
  • Audit Log: Penyimpanan log aktivitas login perangkat minimal selama 6 bulan untuk kebutuhan investigasi jika terjadi insiden keamanan.